Campuspedia News
Tulis Artikel
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Seputar UTBK
  • Berita
  • Program
    • Online Career Class
    • Try Out
    • Events
  • Beasiswa & Lomba
  • Persiapan Kuliah
  • Dunia Mahasiswa
  • Persiapan Karir
  • Pengembangan Diri
  • Seputar UTBK
  • Berita
  • Program
    • Online Career Class
    • Try Out
    • Events
  • Beasiswa & Lomba
  • Persiapan Kuliah
  • Dunia Mahasiswa
  • Persiapan Karir
  • Pengembangan Diri
Campuspedia News
No Result
View All Result
Home Info

Minderwertigkeitsgefühl: Perasaan Inferior

Clariesta Putri by Clariesta Putri
06:00
in Info
0 0
1
Minderwertigkeitsgefühl: Perasaan Inferior
0
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

Proses mengenal diri sendiri adalah bagian penting dalam hidup untuk bisa hidup damai (khususnya secara batin) di dunia ini. Banyak sekali proses dan cara yang harus dilalui untuk mengenal diri sendiri. Namun, dalam artikel kali ini kita tidak akan membahas bagaimana proses dan caranya. Namun, tentang bagaimana cara kita menilai diri kita sendiri.

(source:freepik.com/freepik)

Mengapa hal ini perlu dibahas, bukankah sudah ada orang lain yang setiap saat menilai tingkah laku kita? Jawabannya untuk membantumu menjalani kehidupan yang percaya diri. Sering kali kita menganggap persoalan kita muncul karena kekurangan yang ada dalam diri kita. Padahal persoalan muncul karena kita berinteraksi dengan manusia lain. Sehingga, setiap manusia pasti memiliki persoalan. Lalu, bagaimana cara kita memandang perasaan inferior?

Berikut ulasan yang diambil dari buku “The Courage To Be Dislike” karya Ichiro Kishimi & Fumitake Koga:

  1. Arti Minderwertigkeitsgefühl

Diambil dari bahasa Jerman, kata Minderwertigkeitsgefühl yang artinya perasaan (Gefühl) memiliki lebih sedikit (minder) harga (Wert). Jadi, perasaan inferior ini berkaitan dengan ukuran nilai seseorang terhadap dirinya. Ukuran nilai yang dimaksudkan adalah perasaan bahwa seseorang tidak berharga, atau bahwa nilai dari dirinya hanya sebatas itu.

  1. Penafsiran Subjektif

Penafsiran terhadap diri kita itu bersifat subjektif. Ini tentang bagaimana menjadikan kekurangan kita untuk menjadi sesuatu yang dapat mengubah gaya hidup dan pikiran. Sebagai contoh, Yuki mempunyai tinggi badan 155 cm. Ia mencemaskan tinggi badan itu. Ia kemudian bercakap dengan seorang teman. Mengatakan bahwa tinggi badannya adalah sebuah kendala. Namun temannya justru berkata, “Memangnya apa yang akan kaukerjakan kalau badanmu bertambah tinggi? Kau tahu, kau punya bakat untuk membuat orang rileks.”

Yuki dibuat sadar bahwa perawakan kecil adalah hal yang menguntungkan. Memang pria berbadan besar dan kuat bisa mengintimidasi orang hanya karena ukuran tubuhnya. Namun, orang bertubuh kecil, mereka bisa melepaskan kewaspadaan.

Baca juga:  #CareerClass Campuspedia: Edisi April
(soure:freepik.com/rawpixel-com)

Dari kedua penjelasan di atas, maka kita dapat mengubah gaya hidup kita. Ya, gaya hidup yang sedang kita jalani ini berada di bawah kendala kita meskipun juga dipengaruhi oleh orang lain. Kita tidak bisa mengubah fakta yang objektf. Namun, penafsiran subjektif bisa diubah sesering yang kita inginkan. Jika kamu tidak ingin mengkhwatirkan kekuranganmu maka kamu harus mengubah cara pandang terhadap hal itu. Mulailah hidup dengan menempatkan hal di tempat yang seharusnya. Buat dirimu bahagia dengan memberikan nilai berharga pada dirimu.

Previous Post

Mudah Hilang Fokus? Coba Atasi dengan Cara Ini!

Next Post

Menjadi Orang yang Menyenangkan dengan Mendengarkan

Clariesta Putri

Clariesta Putri

Hallo, panggil aku Clariesta. Mahasiswa Sistem Informasi ITS angkatan 2018. Kalau kamu suka ngopi, boleh sesekali ngopi bareng.

Next Post
Menjadi Orang yang Menyenangkan dengan Mendengarkan

Menjadi Orang yang Menyenangkan dengan Mendengarkan

Comments 1

  1. Pingback: Perbedaan di Antara Kita - Campuspedia Kabar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Syarat PPDB Kalsel Online

100+ Sekolah SMK Terbaik se-Indonesia

11:19
Gelar LC yang Menempel pada Nama Ustaz, Apa Artinya?

Gelar LC yang Menempel pada Nama Ustaz, Apa Artinya?

16:00
Universitas Trisakti merupakan salah PTS yang menerima mahasiswa KJMU Jakarta

Daftar Universitas yang Menerima KJMU Jakarta

21:06
pendaftaran seleksi jalur mandiri Unsoed 2024

Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Unsoed: Berapa Uang Pangkalnya?

13:15

Robycasino One Hundred Pc As Much As 500 Login & Signup

07:31

Change Your Google Account E-mail Computer Google Account Help

07:19

Roobet Canada Casino Win Weekly C$100,000 Jackpot

06:39

2026

06:08
Campuspedia News

Campuspedia merupakan Portal Anak Muda khususnya Pelajar dan Mahasiswa yang memberikan informasi seputar kampus, prestasi anak muda Indonesia, bedah jurusan, event kampus, dan beasiswa.

Loading

Browse by Category

  • Accounting
  • Aplikasi kekinian
  • Beasiswa & Lomba
  • Berita
  • CV menarik
  • Dunia Kampus
  • Dunia Mahasiswa
  • Event
  • Info
  • Intern
  • Millenial
  • Online Career Class
  • Pendaftaran
  • Pengembangan Diri
  • Persiapan Karir
  • Persiapan Kuliah
  • PPDB Online
  • Program
  • Seputar UTBK
  • Try Out
  • UI Designer
  • UI/UX Designer
  • Uncategorized
  • UX writer
  • Video

Subscribe For Newslater

Loading
  • About
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact
  • FAQ

© 2021 Campuspedia News - Powered by campuspedia.id.

  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Home
  • Beasiswa & Lomba
  • Dunia Mahasiswa
  • Persiapan Karir
  • Pengembangan Diri
  • Events
  • Program
  • Explore
  • FAQ

© 2021 Campuspedia News - Powered by campuspedia.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In