{"id":464,"date":"2016-07-31T19:58:23","date_gmt":"2016-07-31T12:58:23","guid":{"rendered":"http:\/\/www.campuspedia.id\/blog\/?p=464"},"modified":"2016-07-31T19:58:23","modified_gmt":"2016-07-31T12:58:23","slug":"464-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/","title":{"rendered":"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-465\" src=\"http:\/\/www.campuspedia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/cafe-300x216.jpg\" alt=\"cafe\" width=\"300\" height=\"216\" \/><br \/>\nSelama ribuan tahun cerita disampaikan melalui lembaran buku. Tetapi dengan munculnya teknologi baru, manusia mengisahkan kenangan, penemuan, cerita atau pun pelajaran hidup melalui berbaribuan jam ugai media. Salah satu yang paling revolusioner adalah televise.<br \/>\nPara peneliti telah menghabiskan ribuan jam untuk mempelajari bagaimana TV mempengarui otak kita dengan cara yang berbeda dengan buku. Berikut sedikit perbandingan pengaruh TV dan buku terhadap otak kita<br \/>\nTV<br \/>\nTahun 2003, tim peneliti dari Ohio State University mewawancara dan menguji 107 anak-anak prasekolah dan orangtua untuk melihat dampak televisi terhadap teori pikiran anak-anak. Teori pikiran ialah kemampuan memahami bahwa orang lain memiliki pemikiran, perasaan dan kepercayaan yang berbeda dengan diri kita sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak menonton atau terpapar televisi membuat teori pikiran anak terganggu.<br \/>\n\u201cAnak yang teori pikirannya berkembang akan lebih mampu berpartisipasi dalam hubungan sosial, \u201c ujar peimpin peneliti Amy Nathanson, yang merupakan profesor komunikasi di Ohio State University. \u201cMereka dapat terlibat interaksi secara lebih sensitif dan koorperatif dengan anak-anak lain dan cenderung tak menggunakan agresi (serangan) untuk mencapai tujuan.\u201d<br \/>\nTapi itu belum semuanya: hipotalamus, septum, wilayah motorik sensorik dan korteks visual juga membesar. Semua itu merupakan bagian otak yang memproses respon emosional, gairah, agresi dan pengelihatan.<br \/>\nMungkin, itulah sebabnya peningkatan paparan TV terhadap anak di bawah usia tiga tahun berkorelasi dengan tertundanya kemahiran berbahasa, sehingga membutuhkan waktu beberapa tahun bagi mereka untuk mengejar ketertinggalan.<br \/>\nKetika memasuki masa sekolah, anak yang menonton TV dua jam atau lebih sehari kemungkinan besar mengalami kesulitan psikologi, termasuk hiperaktif, masalah emosional dan perilaku, serta konflik sosial dengan teman-temannya di kelas.<br \/>\nBUKU<br \/>\nSebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Emory University mengungkap bahwa buku dapat merangsang perubahan dalam konektivitas otak.<br \/>\nDari penelitian tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa otak partisipan masih menunjukkan tingkat konektivitas yang sama dengan saat membaca, meski waktu membaca sudah lima hari berlalu.<br \/>\n\u201cPerubahan saraf yang kami temukan berhubungan dengan sensasi fisik dan sistem gerakan. Hal itu menunjukkan bahwa membaca novel dapat membuat anda seolah-olah menjadi tokoh dalam novel tersebut,\u201d ujar ahli saraf Gregory Berns, penulis utama studi dan direktur Emory\u2019s Center for Neuropolicy.<br \/>\nBerdasarkan penelitian tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa membaca cerita dapat mengatur ulang jaringan otak selama beberapa hari. Hal ini juga mungkin menunjukkan bagaimana peran kegiatan membaca dalam membentuk otak anak.<br \/>\nSumber : www,umm,ac,id<br \/>\n@Campuspedia &#8211; Indonesia Student Platform !<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama ribuan tahun cerita disampaikan melalui lembaran buku. Tetapi dengan munculnya teknologi baru, manusia mengisahkan kenangan, penemuan, cerita atau pun pelajaran hidup melalui berbaribuan jam ugai media. Salah satu yang paling revolusioner adalah televise. Para peneliti telah menghabiskan ribuan jam untuk mempelajari bagaimana TV mempengarui otak kita dengan cara yang berbeda dengan buku. Berikut sedikit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":465,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[80],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v20.10 (Yoast SEO v20.10) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak - Campuspedia News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selama ribuan tahun cerita disampaikan melalui lembaran buku. Tetapi dengan munculnya teknologi baru, manusia mengisahkan kenangan, penemuan, cerita atau pun pelajaran hidup melalui berbaribuan jam ugai media. Salah satu yang paling revolusioner adalah televise. Para peneliti telah menghabiskan ribuan jam untuk mempelajari bagaimana TV mempengarui otak kita dengan cara yang berbeda dengan buku. Berikut sedikit [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Campuspedia News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-07-31T12:58:23+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Campuspedia Editor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@campuspediaid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@campuspediaid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Campuspedia Editor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"Campuspedia Editor\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/a252071bd5cfb0f1b93b0bdb92dc6cc0\"},\"headline\":\"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak\",\"datePublished\":\"2016-07-31T12:58:23+00:00\",\"dateModified\":\"2016-07-31T12:58:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/\"},\"wordCount\":384,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2016\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/\",\"name\":\"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak - Campuspedia News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website\"},\"datePublished\":\"2016-07-31T12:58:23+00:00\",\"dateModified\":\"2016-07-31T12:58:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/\",\"name\":\"Campuspedia News\",\"description\":\"Kabar Seputar Kampus\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\",\"name\":\"Campuspedia\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png\",\"width\":278,\"height\":61,\"caption\":\"Campuspedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia\",\"https:\/\/twitter.com\/campuspediaid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/campuspedia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@campuspedia_id\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/a252071bd5cfb0f1b93b0bdb92dc6cc0\",\"name\":\"Campuspedia Editor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4cf56a269dc5763254657e07a548c5c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4cf56a269dc5763254657e07a548c5c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Campuspedia Editor\"},\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/author\/editor\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak - Campuspedia News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak","og_description":"Selama ribuan tahun cerita disampaikan melalui lembaran buku. Tetapi dengan munculnya teknologi baru, manusia mengisahkan kenangan, penemuan, cerita atau pun pelajaran hidup melalui berbaribuan jam ugai media. Salah satu yang paling revolusioner adalah televise. Para peneliti telah menghabiskan ribuan jam untuk mempelajari bagaimana TV mempengarui otak kita dengan cara yang berbeda dengan buku. Berikut sedikit [&hellip;]","og_url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/","og_site_name":"Campuspedia News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia","article_published_time":"2016-07-31T12:58:23+00:00","author":"Campuspedia Editor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@campuspediaid","twitter_site":"@campuspediaid","twitter_misc":{"Written by":"Campuspedia Editor","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/"},"author":{"name":"Campuspedia Editor","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/a252071bd5cfb0f1b93b0bdb92dc6cc0"},"headline":"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak","datePublished":"2016-07-31T12:58:23+00:00","dateModified":"2016-07-31T12:58:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/"},"wordCount":384,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#respond"]}],"copyrightYear":"2016","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/","name":"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak - Campuspedia News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website"},"datePublished":"2016-07-31T12:58:23+00:00","dateModified":"2016-07-31T12:58:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/464-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbandingan Pengaruh Televisi dan Buku terhadap otak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/","name":"Campuspedia News","description":"Kabar Seputar Kampus","publisher":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization","name":"Campuspedia","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png","contentUrl":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png","width":278,"height":61,"caption":"Campuspedia"},"image":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia","https:\/\/twitter.com\/campuspediaid","https:\/\/www.instagram.com\/campuspedia","https:\/\/www.tiktok.com\/@campuspedia_id"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/a252071bd5cfb0f1b93b0bdb92dc6cc0","name":"Campuspedia Editor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4cf56a269dc5763254657e07a548c5c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4cf56a269dc5763254657e07a548c5c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Campuspedia Editor"},"url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/author\/editor\/"}]}},"fimg_url":null,"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/464"}],"collection":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=464"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/464\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}