{"id":25843,"date":"2023-09-12T10:00:12","date_gmt":"2023-09-12T03:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/?p=25843"},"modified":"2023-09-12T09:08:57","modified_gmt":"2023-09-12T02:08:57","slug":"self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/","title":{"rendered":"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah Sobat Campuspedia mendengar istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Istilah ini merujuk pada perilaku atau cara berpikir yang <\/span><b>menghambat pencapaian tujuan atau kemajuan diri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga bisa digambarkan sebagai situasi ketika kamu mengetahui hal terbaik yang harus kamu lakukan, namun tidak melakukannya karena ada rasa khawatir dan takut dengan kegagalan yang akan dihadapi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun kelihatannya remeh, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan <\/span><b>mempengaruhi kemampuan diri dan masa depan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> seseorang. Beberapa aspek dalam kehidupan, seperti hubungan interpersonal, karir, dan pengembangan diri akan terpengaruh secara negatif dengan adanya perilaku ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kali ini, kita akan membahas seputar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mungkin pernah kamu alami, dan cara mengatasinya agar tidak menghambat pengembangan diri dan karir.<\/span><\/p>\n<h2><b>Gejala <\/b><b><i>self-sabotage<\/i><\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hal berikut bisa menandakan bahwa seseorang sedang melakukan <a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/tag\/self-sabotage\/\">sabotase diri<\/a>.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering menunda pekerjaan hingga melewati tenggat waktu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak memiliki motivasi untuk menyelesaikan tugas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mau mengambil peluang atau kesempatan baru<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Takut keluar dari zona nyaman<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa tidak pantas dalam banyak hal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sering membuat janji pada diri sendiri yang tidak ditepati<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki banyak keinginan namun merasa enggan untuk merealisasikan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/berkenalan-dengan-comfort-zone\/\">Comfort Zone: Kreasi atau Ilusi?<\/a><\/strong><\/span><\/p><\/blockquote>\n<h2><b>Penyebab <\/b><b><i>self-sabotage<\/i><\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas lebih lanjut, penting untuk mengetahui hal-hal apa saja yang mendorong seseorang memunculkan perilaku atau keyakinan yang <a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/tag\/self-sabotage\/\">menghambat kemajuan<\/a> dirinya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Trauma psikologis<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila seseorang yang masa kecilnya tumbuh di lingkungan keluarga disfungsional memiliki kecenderungan untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ketika sudah dewasa. Minimnya apresiasi yang diterima seseorang akan menumbuhkan keyakinan bahwa mereka tidak pantas untuk mencapai kesuksesan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, perilaku menghambat potensi diri ini juga sering <\/span><b>menjadi pelarian ketika dihadapkan dengan peristiwa yang sulit<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> atau menghadapi trauma masa lalu. Masalahnya, hal ini hanya akan memperburuk masalah dan menghambat seseorang untuk bangkit dari keterpurukannya dengan cara yang sehat.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Harga diri rendah<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang yang kurang percaya diri lebih rentan untuk melakukan tindakan yang <a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/tag\/self-sabotage\/\">menghambat kemajuan dirinya<\/a> sendiri dibandingkan. Rendahnya harga diri membuat seseorang <\/span><b>meyakini bahwa mereka tidak pantas<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memperoleh kesuksesan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika orang lain atau diri sendiri sering memberikan komentar negatif terhadap apapun yang kita lakukan, secara tak sadar pikiran akan meyakini hal tersebut dan mewujudkannya dalam bentuk perilaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage.<\/span><\/i><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Disonansi kognitif<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sederhananya, disonansi kognitif adalah kondisi ketika seseorang <\/span><b>memiliki lebih dari satu keyakinan yang bertentangan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ada kemungkinan seseorang akan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ketika dihadapkan dengan situasi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, seorang bos mempercayakan karyawannya untuk mewakili perusahaan di sebuah konferensi. Di sisi lain, sang karyawan merasa tidak mampu mengemban tugas yang diberikan. Alih-alih datang, ia malah sengaja datang terlambat dan melewatkan konferensi tersebut, sehingga mengacaukan semuanya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh perilaku <\/b><b><i>self-sabotage<\/i><\/b><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Prokrastinasi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Menunda pekerjaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan salah satu bentuk tindakan menghambat potensi yang seseorang miliki. Jika seseorang melakukan <a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/tag\/prokrastinasi\/\">prokrastinasi<\/a>, ini menandakan bahwa mereka tidak siap menunjukkan hasil kerja karena beberapa alasan, seperti takut menerima kritikan atau mengecewakan orang lain.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perfeksionis<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih mempercepat kesuksesan, sifat <a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/tag\/perfeksionis\/\">perfeskionis<\/a> bisa menjadi bumerang dan salah satu bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Biasanya mereka akan<\/span><b> menunda atau menghambat progres<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sudah dibuat karena memiliki <\/span><b>standar yang tidak realistis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ketika dihadapkan dengan kegagalan atau terjadi sesuatu yang tak sesuai keinginan, orang perfeksionis akan merasa kecewa dan rentan mengalami depresi.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/menjadi-perfeksionis-sebenarnya-kelebihan-atau-kekurangan\/\">Menjadi Perfeksionis Sebenarnya Kelebihan atau Kekurangan?<\/a><\/strong><\/span><\/p><\/blockquote>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kecanduan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang cukup sering dijumpai adalah kecanduan, berupa obat-obatan, alkohol, dan sebagainya. Beberapa orang mengalami pertentangan diri antara keinginan untuk berkembang namun mereka merasa tidak mampu untuk melakukannya. Kecanduan ini kerap menjadi <\/span><b>pelarian dari masalah yang tidak terselesaikan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><b>Dampak <\/b><b><i>self-sabotage<\/i><\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa dampak negatif yang akan kamu rasakan jika terus menerus melakukan hal yang <a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/tag\/self-sabotage\/\">menghambat kemajuan diri<\/a> adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penurunan motivasi kerja yang berujung pemecatan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghancurkan reputasi dan profesionalitas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merusak hubungan dengan orang-orang terdekat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa bersalah dan frustrasi dengan apa yang telah diperbuat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjadi tidak percaya diri dan selalu gagal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rentan mengalami masalah psikologis, seperti depresi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Cara mengatasi <\/b><b><i>self-sabotage<\/i><\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba terapkan lima langkah berikut untuk mengatasi perilaku yang menghambat kemampuan diri.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kenali perilaku <\/b><b><i>self-sabotage<\/i><\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gali lebih dalam apakah penghambat dalam mencapai kesuksesan yang diinginkan. Kamu juga bisa mencoba mencari tahu tindakan apa yang mendasari terjadinya kegagalan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Memahami emosi yang mendasari perilaku<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sudah menemukan perilaku tersebut, kamu bisa mengidentifikasi emosi apa yang mendasari tindakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tersebut. Rasa marah, cemas, dan tidak berdaya biasanya merupakan pemicu dari perilaku tersebut. Kamu perlu <\/span><b>mengelola emosi agar tidak menimbulkan konsekuensi negatif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Mencari tahu apa yang melatarbelakangi emosi<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan emosi yang mendasari perilaku negatif berasal dari hal yang sifatnya irasional, seperti <\/span><b>asumsi atau keyakinan berpikir yang salah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Ketika kamu mulai mengenali hal tersebut, catatlah isi pikiran tersebut untuk mengingatnya di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/cara-mengendalikan-emosi-7-strategi-yang-bisa-anda-coba\/\">Cara Mengendalikan Emosi: 7 Strategi yang Bisa Anda Coba<\/a><\/strong><\/span><\/p><\/blockquote>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Mengubah perilaku, emosi, dan pola pikir<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengenali ketiga hal yang memicu terjadinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut, kamu bisa mengubah pola pikir menjadi lebih logis dan afirmatif untuk <\/span><b>memperoleh sudut pandang baru<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika sudah, gunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">positive self-talk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menguatkan keyakinanmu mengenai tujuan yang ingin diraih dan cara mendapatkannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, perubahan ini juga bisa membantu kamu untuk <\/span><b>menyadari perilaku atau asumsi negatif yang menghambat kemajuan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> diri.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Mengembangkan <\/b><b><i>self-supportive<\/i><\/b><b> behavior<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan ucapan afirmatif ke diri sendiri, mencari beberapa alternatif untuk mencapai tujuan yang diinginkan, fokus pada tujuan yang lebih kecil, dan membangun rasa percaya diri adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah perilaku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">self-sabotage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kembali.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Meminta bantuan orang lain<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga bisa meminta bantuan orang lain untuk menemukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">insight <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tak terpikirkan sebelumnya. Pastikan orang tersebut <\/span><b>memiliki wawasan atau kemampuan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> di bidang yang ingin kamu ceritakan agar tepat sasaran. ***<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong>Baca Juga:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong><a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/mengenal-tea-framework-tiga-pilar-utama-penentu-produktivitas\/\">Mengenal TEA Framework: Tiga Pilar Utama Penentu Produktivitas<\/a><\/strong><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong><a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/bahaya-ostrich-effect-menghindari-informasi-negatif-di-tempat-kerja\/\">Bahaya Ostrich Effect, Menghindari Informasi Negatif di Tempat Kerja<\/a><\/strong><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 10pt;\"><strong><a href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/stop-kebiasaan-menunda-pekerjaan-karena-mengganggu-produktivitasmu\/\">Stop Kebiasaan Menunda Pekerjaan Karena Mengganggu Produktivitasmu<\/a><\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt;\">Penulis\/Editor: Habibah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;\"><b>Referensi:<\/b><\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt;\">mindtools.com<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-size: 10pt;\">psychologytoday.com<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt;\">twitter.com<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; font-size: 10pt;\">verywellmind.com<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Sobat Campuspedia mendengar istilah self-sabotage? Istilah ini merujuk pada perilaku atau cara berpikir yang menghambat pencapaian tujuan atau kemajuan diri.\u00a0 Self-sabotage juga bisa digambarkan sebagai situasi ketika kamu mengetahui hal terbaik yang harus kamu lakukan, namun tidak melakukannya karena ada rasa khawatir dan takut dengan kegagalan yang akan dihadapi. Meskipun kelihatannya remeh, self-sabotage akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1907,"featured_media":25845,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[77,76],"tags":[7089,61569,47904,64270],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v20.10 (Yoast SEO v20.10) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir - Campuspedia News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Self-sabotage merupakan perilaku negatif yang bisa menghambat kemajuan diri dan beberapa aspek kehidupan. Simak selengkapnya di artikel ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Self-sabotage merupakan perilaku negatif yang bisa menghambat kemajuan diri dan beberapa aspek kehidupan. Simak selengkapnya di artikel ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Campuspedia News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-12T03:00:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-12T02:08:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7475743_3686158-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Habibah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@campuspediaid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@campuspediaid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Habibah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/\"},\"author\":{\"name\":\"Habibah\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/4014f11d506524101e65ec6168ebb791\"},\"headline\":\"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir\",\"datePublished\":\"2023-09-12T03:00:12+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-12T02:08:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/\"},\"wordCount\":909,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\"},\"keywords\":[\"pengembangan diri\",\"perfeksionis\",\"prokrastinasi\",\"Self-sabotage\"],\"articleSection\":[\"Pengembangan Diri\",\"Persiapan Karir\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2023\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/\",\"name\":\"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir - Campuspedia News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-09-12T03:00:12+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-12T02:08:57+00:00\",\"description\":\"Self-sabotage merupakan perilaku negatif yang bisa menghambat kemajuan diri dan beberapa aspek kehidupan. Simak selengkapnya di artikel ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/\",\"name\":\"Campuspedia News\",\"description\":\"Kabar Seputar Kampus\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization\",\"name\":\"Campuspedia\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png\",\"width\":278,\"height\":61,\"caption\":\"Campuspedia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia\",\"https:\/\/twitter.com\/campuspediaid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/campuspedia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@campuspedia_id\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/4014f11d506524101e65ec6168ebb791\",\"name\":\"Habibah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19c533ee36d407b1b54e26071ec33d52?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19c533ee36d407b1b54e26071ec33d52?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Habibah\"},\"description\":\"A psychology graduate with love for writing and reading\",\"url\":\"https:\/\/campuspedia.id\/news\/author\/habibah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir - Campuspedia News","description":"Self-sabotage merupakan perilaku negatif yang bisa menghambat kemajuan diri dan beberapa aspek kehidupan. Simak selengkapnya di artikel ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir","og_description":"Self-sabotage merupakan perilaku negatif yang bisa menghambat kemajuan diri dan beberapa aspek kehidupan. Simak selengkapnya di artikel ini.","og_url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/","og_site_name":"Campuspedia News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia","article_published_time":"2023-09-12T03:00:12+00:00","article_modified_time":"2023-09-12T02:08:57+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7475743_3686158-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Habibah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@campuspediaid","twitter_site":"@campuspediaid","twitter_misc":{"Written by":"Habibah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/"},"author":{"name":"Habibah","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/4014f11d506524101e65ec6168ebb791"},"headline":"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir","datePublished":"2023-09-12T03:00:12+00:00","dateModified":"2023-09-12T02:08:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/"},"wordCount":909,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization"},"keywords":["pengembangan diri","perfeksionis","prokrastinasi","Self-sabotage"],"articleSection":["Pengembangan Diri","Persiapan Karir"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#respond"]}],"copyrightYear":"2023","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/","name":"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir - Campuspedia News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website"},"datePublished":"2023-09-12T03:00:12+00:00","dateModified":"2023-09-12T02:08:57+00:00","description":"Self-sabotage merupakan perilaku negatif yang bisa menghambat kemajuan diri dan beberapa aspek kehidupan. Simak selengkapnya di artikel ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/self-sabotage-penghambat-perkembangan-diri-dan-karir\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Self-Sabotage: Penghambat Perkembangan Diri dan Karir"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#website","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/","name":"Campuspedia News","description":"Kabar Seputar Kampus","publisher":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#organization","name":"Campuspedia","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png","contentUrl":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/ori_278.png","width":278,"height":61,"caption":"Campuspedia"},"image":{"@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/campuspedia","https:\/\/twitter.com\/campuspediaid","https:\/\/www.instagram.com\/campuspedia","https:\/\/www.tiktok.com\/@campuspedia_id"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/4014f11d506524101e65ec6168ebb791","name":"Habibah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19c533ee36d407b1b54e26071ec33d52?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/19c533ee36d407b1b54e26071ec33d52?s=96&d=mm&r=g","caption":"Habibah"},"description":"A psychology graduate with love for writing and reading","url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/author\/habibah\/"}]}},"fimg_url":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/7475743_3686158-scaled.jpg","post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25843"}],"collection":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1907"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25843"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25843\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25848,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25843\/revisions\/25848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25843"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25843"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/campuspedia.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25843"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}